“Leicester” Enam Musim Lagi

“Leicester” Enam Musim Lagi

  Sabtu, 13 Agustus 2016 10:40
Richard Scudamore

Berita Terkait

DONGENG Leicester City musim lalu tidak akan terulang musim ini. Buktinya, tidak satu pun bursa di Eropa yang berani bertaruh untuk The Foxes – julukan Leicester. Sebaliknya, bursa lebih condong pada klub-klub besar seperti Manchester City, Manchester United, Chelsea, dan Arsenal. Namun, dongeng di musim lalu itu tetap dirindukan.

Bukan hanya fans Leicester. Pihak pengelola kompetisi pun juga mengharapkan demikian. CEO Richard Scudamore dalam sebuah wawancara kepada Sky Sport News HQ menyatakan bahwa dongeng Leicester yang mementahkan prediksi bursa juara pada musim lalu akan jadi gambaran plan strategis di beberapa musim ke depan.

''Tanpa harus meniadakan respek kami kepada klub-klub langganan juara di Premier League, ke depannya kami sudah mempunyai rencana strategis. Rencana strategis itu adalah dengan menempatkan wajah baru dalam perolehan trofi juara Premier League. Setidaknya sekali dalam periode enam tahun,'' ucap Scudamore.

Dari 24 edisi Premier League, trofi juara tidak jauh-jauh dari United, Chelsea, City dan Arsenal. Kalaupun ada nama baru, Blackburn Rovers pernah memecahkan prediksi. Akan tetapi, apabila ditarik ke belakang dengan kejutan yang dilakukan oleh Wes Morgan dkk selisihnya mencapai 22 musim silam!

Artinya, Premier League harus menunggu lebih dari dua dekade untuk memunculkan nama baru dalam persaingan juaranya. ''Bukannya kami tidak menginginkan klub besar yang menjadi juara. Hanya kami berharap melihat adanya sedikit pergeseran. Apa yang dicapai Leicester lalu adalah momen hebat (bagi Premier League),'' tuturnya.

Dampak positif ketika muncul juara baru seperti Leicester menjadi alasan Scudamore memiliki gagasan tersebut. Pada musim lalu, dengan Leicester menjadi juara maka value Premier League sebagai salah satu kompetisi paling ketat di Eropa pun melejit. Dilansir dari World Soccer Talk, kisah Leicester itu menjadikan Premier League musim lalu sebagai salah satu tayangan olah raga paling banyak dilihat.

''Premier League menjadi pokok pembahasan utama di seluruh dunia karena Leicester,'' tambah Scudamore. Melihat dari gambaran klub-klub musim ini, ambisi Premier League itu bukan mustahil di akhir musim terjawab. Selain Leicester, klub-klub promosi seperti Middlesbrough yang diarsteki oleh Aitor Karanka bisa menjadi daftar teratasnya. Selain dibesut oleh pelatih yang pernah menjadi tangan kanan Mourinho selama di Real Madrid itu, The Boro – julukan Middlesbrough – juga mendatangkan nama-nama pemain berpengalaman. Penjaga gawang Victor Valdes dan striker Alvaro Negredo menjadi kekuatan utamanya. (ren)

Berita Terkait