​Dipangkas 20 Persen, Kuota Jemaah Haji Berkurang

​Dipangkas 20 Persen, Kuota Jemaah Haji Berkurang

  Rabu, 27 July 2016 09:49

Berita Terkait

PONTIANAK - Sebanyak 449 orang masuk dalam kuota keberangkatan jemaah haji Pontianak tahun 2016. Jumlah ini masih sama dengan tahun 2015, mengingat tidak ada penambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi. Keberangkatan akan dimulai pada 19 Agustus mendatang. 

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak Ernan mengungkapkan, beberapa tahun sebelumnya, Pontianak mendapat jatah sebanyak 691 jemaah. Namun sejak ada pembangunan di Masjidil Haram, jumlah tersebut dikurangi.

“Arab Saudi memangkas kuota 20 persen, bukan hanya untuk Pontianak, tapi berlaku bagi semua daerah di seluruh Indonesia,” ungkapnya, Selasa (26/7).

Ia menjelaskan, total 449 jemaah itu terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 12 dan kloter 13. Di kloter 12 jemaah Pontianak bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Melawi dan Mempawah. Sementara di kloter 13 bergabung dengan jemaah Kabupaten Kubu Raya. Para jemaah haji yang berangkat tahun 2016 ini adalah mereka yang sudah antri mendaftar sejak akhir 2010 hingga tanggal 13 Januari 2011.

Mengenai persiapan manasik haji per kecamatan sebelum keberangkatan akan selesai dalam beberapa hari ke depan. “Tinggal nanti manasik se-Kota Pontianak yang akan digelar di Masjid Raya Mujahidin 9-10 Agustus 2016. Kami harap semua jemaah haji dapat hadir,” katanya.

Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Pontianak di kloter 12 akan berangkat 19 Agustus 2016 menuju Embarkasi Batam untuk kemudian esoknya berangkat menuju Madinah. Sedangkan kloter 13 berangkat selang satu hari dengan tujuan yang sama.

Ada yang spesial untuk keberangkatan haji tahun ini, Ernan menyebutkan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jemaah haji Kalbar yang ada dalam kloter 11 sampai 15 tahun ini masuk dalam gelombang keberangkatan pertama. “Tahun inilah sejarahnya Kalbar mendapat jatah di gelombang pertama,” tambahnya.

Adapun biaya tambahan (biaya lokal) perjalanan haji dari Kota Pontianak ke Batam, pulang perginya sebesar Rp3.368.000. Dengan rincian tiket pesawat Pontianak-Batam (PP) Rp3.243.000 dan angkutan bus asrama haji ke bandara Rp125.000. Biaya tersebut harus dibayarkan paling lambat 8 Agustus 2016. 

Belajar dari berbagai musibah yang terjadi pada pelaksanaan ibadah haji tahun lalu, Ernan mengimbau kepada para jemaah agar bisa terus berkoordinasi dengan baik kepada ketua kloter masing-masing. 

Bilamana terjadi musibah karena faktor alam, dia mengingatkan agar jemaah tidak terlalu sering berada di luar masjid dan penginapan. Sementara untuk faktor kelalaian manusia, dia meminta jemaah sering berkoordinasi dengan pimpinan dalam kloter. Jangan mengutamakan ego mandiri.

“Tolong bagi jemaah haji yang sudah berpengalaman, takut terjadi musibah, hilang, dan sebagainya atau bertabrakan dengan orang, tolong kalau dapat berkelompok, jika ada koordinasi dengan ketua kloter,” pungkasnya.(bar) 

Berita Terkait